Day 6 : Saya siapa, Siapa saya

Hai..haiiiii

Challenge hari ke 6 ini mengadung zat narsis tingkat dewa. Yepz. Day 6 ini di minta mengakui personal kita seasli-aslinya. Duh. Jadi deg-degan. #Lhaà . Mau terlalu jujur, nanti banyak yang menyangkal. Mau sedikit modifikasi, nanti malah gada yang membenarkan. Serba salah. 😁

Bagaimanapun menilai orang lain itu jauh lebih mudah di banding berkaca pada diri sendiri ya. Begitu teman saya bilang ketika itu.

Baiklàaaah..inilah 5 fakta tentang saya *drum roll* 🥁

1. Jutek – Judes

Kesan pertama orang yang bertemu saya pasti demikian. Saya juga gak bisa nyalahin mereka sih, memang wajah ini sudah setting default 😀. Setelah melewati umur 20an, saya membuka diri untuk berteman seluas-luasnya, mengikuti banyak event dan acara yang mengharuskan bertemu orang. Sok sibuk sih memang, padahal cuma ikut seminar-seminar aja. Eh tapi buat saya itu berhasil lho. Bertemu orang baru membuat saya harus mengatur wajah dan siap senyum sebelum bersapa sok asik. Setidaknya hal itu membawa pengaruh positif buat saya sih. Walau di beberapa momen saya gak bisa mengendalikan muka jutek saya 😀

2. Pengen banget jadi penyiar

Ini impian saya sejak SMA sebenarnya. Buat saya seru aja gitu cuap-cuap didengerin banyak orang. Selain itu harus bisa improvisasi juga sewaktu menyampaikan informasi. Dahulu, saya suka bamget mendengarkan siaran RRI dan sebuah radio swasta di depok. Tahu kan yaaaa, suara penyiar RRI tuh teduh banget. Gak akan ada bosennya deh walau seharian dengar radio.

Sempat ikut test vocal sih di sebuah radio swasta, tapi namanya juga buta soal radio jadi ya mungkin gagal hehehehe.

3. Quiz hunter & Curhat di radio

Masih ada hubungannya dengan poin di atas. Yepz. Saya tuh quiz hunter banget. Kalau ada quiz di radio atau majalah saya pasti ikutan, walau hadiahnya gak seberapa saya sih senang saja. Ada kebahagiaan tersendiri gitu. Satu hal lagi, saya tuh paling suka ikutan berpendapat kalau lagi ada talkshow di radio. Girang rasanya kalau sudah On Air, apalagi pas liat reaksi teman-teman yang mendengarkan. Curhat terselubung juga pernah saya lakukan sewaktu acara talkshow soal baca membaca zodiak hahahahaha.

4. Trik khusus membuat pos belanja

Puyeng kan tiap habis gajian selalu ga nyisa pas besoknya. Sama sih. Makanya saya bikin pos sendiri-sendiri dalam bentuk cash. Semua uang cash saya bagi-bagi sesuai posnya, lalu saya masukin ke amplop, di beri judul, disimpan. Amplop itu di keluarkan kalau memang sudah saatnya untuk bayar-membayar. Semisal bayar listrik, air dan sekolah.

5. Ga pernah nonton sinetron

Kalau ibuk-ibuk nanyain sinetron A kelanjutannya gimana, si bella sama suaminya gimana di episod kemarin. Saya sih paling cuma cengar-cengir. Ga pernah nonton sinetron sih. Kebetulan keluarga di rumah juga jarang nonton sinetron. Paling sering sih pasang chanel berita atau yang informatif macem On the spot gitu. Bukan apa-apa, saya suka nonton film yang lepas, sekali nonton kelar. Di TV kabel banyak yang nyediain kok. Di TV swasta kita juga ada tapi jam tertentu, itu pun tengah malam.

Nah begitulah sisi lain saya yang biasa-biasa saja ini.

I take a lot of pride in being myself. I’m comfortable with who I am.

James McAvoy

Tulisan ini untuk mengikuti 30 days challenge dari blogger perempuan network